Kalender Hijriah
Ubah tanggal Masehi ke Hijriah dan sebaliknya untuk kop surat, undangan, atau agenda kegiatan. Dilengkapi nama hari dan pasaran Jawa (weton).
- Gratis
- Tanpa daftar
- Diproses di perangkat Anda, tidak diunggah
Memakai kalender Ummul Qura. Awal bulan (terutama Ramadan, Syawal, Zulhijah) bisa berbeda ±1 hari dengan ketetapan Kemenag berdasarkan rukyat dan sidang isbat.
Cara memakai
- Pilih arah konversi: Masehi → Hijriah atau Hijriah → Masehi.
- Isi tanggal (atau tekan Hari ini). Hasil, nama hari, dan pasaran Jawa langsung tampil.
- Tekan Salin hasil untuk kop surat, undangan, atau agenda kegiatan.
Pertanyaan umum
Kenapa tanggal Hijriah di sini bisa berbeda dengan kalender Kemenag?
Alat ini memakai perhitungan kalender Ummul Qura. Di Indonesia, awal bulan penting (Ramadan, Syawal, Zulhijah) ditetapkan Kemenag melalui rukyat dan sidang isbat, sehingga bisa berbeda satu hari. Untuk ibadah, ikuti pengumuman resmi.
Apa itu pasaran Jawa (weton)?
Kalender Jawa memiliki siklus lima hari pasaran: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Gabungan hari dan pasaran (misalnya Jumat Legi) disebut weton dan masih banyak dipakai di Jawa.
Mengapa pergantian hari Hijriah berbeda?
Dalam penanggalan Hijriah, hari baru dimulai saat Magrib. Misalnya malam Jumat sudah termasuk hari Jumat. Alat ini menampilkan tanggal Hijriah untuk siang hari tanggal Masehi tersebut.